Tuesday, August 13, 2013

Mimpi cinta, bertarung dengan waktu~

Bismillah

beradu dengan waktu, siapakah yang lebih sabar menunggu ?
"I don't know...
....since when i had a habit of typing a message that i would never sent"
Semburat mentari tampak cerah hari ini, menyapa pagi dengan bekas sisa hujan semalam yang masih terlihat di dahan. Tari datang berkunjung ke mimpiku tadi malam, entah ada angin apa. Ia tampak secerah matahari pagi ini. Sepertinya melepas rindu dalam mimpi tidak buruk juga. 

Banyak cerita yang ku tukar dengannya, tentang mimpi, harapan, kecewa, bahagia, duka dan cinta. Aku memang lebih lancar bercerita di alam mimpi di banding di dunia nyata. Tari juga banyak bercerita tentang hidupnya beberapa tahun belakangan, ternyata ia sudah menikah sekarang.

"Naya, coba lihat" Katanya memperlihatkan jari manisnya. ada cincin yang melingkar disana.

"Barokillah ! Masya Allah, sama siapa ri ? Edo ?" 

Friday, May 24, 2013

Seperti sinar, mereka pun menunggu


Bismillah, 
It just happen by its own 
"Perempuan.... memang ditakdirkan untuk menunggu !" -Kau-

 Sinar mendatangiku lagi hari ini. Dengan helaan nafas panjang seperti biasa.

"Kenapa ?" aku bertanya tanpa memandang ke arahnya –masih sibuk dengan buku ditanganku

Ia menggeser kursinya tepat menghadap kearahku "Kamu yang paling tahu kenapa". Menghela nafas lagi -itu sudah helaan nafas ke-empat pagi ini.

“Dia lagi ?” Ekor mataku melirik ke pemilik radar di ujung sana, yang dengan segera menolehkan wajah dan melambai ke arah kami. Tersenyum.

“Bukan. Masih masalah yang sama. Tapi kali ini.. bukan dia” sinar menggigit bibir bawahnya.

“Lantas ?”

“Kali ini.. orangtuaku, dan beberapa lelaki pilihan mereka” Desahan itu muncul lagi.

“Ceritakan padaku. Dan kali tolong, bisa kau hentikan helaan nafasmu itu ? kau mulai terdengar seperti orang asma” Aku menutup buku hijau tebal itu dan mencondongkan wajahku ke arahnya.

Monday, May 20, 2013

Sepucuk surat keempat

Bismillah,
I do love rain, and i do love you (picture)
"Aku yang salah, aku hanya terpaku pada awal. Aku bahkan tidak menyadarinya. Bagaimana kau mempersiapkan diri untuk sebuah akhir" -Love Rain-

Friday, December 21, 2012

Untitled Emotion

Bismillah

"Negara ini demokrasi tapi memotong lidah orang-orang yang berkata benar."
-Soe Hok Gie-

Sama seperti halnya sebuah tong yang kosong, nyaring benar bunyinya. Aku menganggap sebagian dari kalian seperti itu. Maafkan aku jika terlalu lancang, tapi aku hanya menuliskan apa yang aku rasa. Jadi, terserah padaku ketika aku hendak menulis apapun kan.. Sepakat ?

Thursday, December 20, 2012

Menulis Cinta

*Bagaimana cara mendefinisikan cinta ?*

Para melankolis pasti akan mendefinisikan cinta sebagai perasaan atau emosi kasih sayang yang meluap. Sebagian melihat cinta adalah sesuatu yang suci, karunia sang Ilahi. 
Si Sinis mungkin akan menjawab cinta adalah sesuatu yang bodoh dan membodoh-bodohkan, karenanya seseorang yang jatuh dalam cinta tak jarang tidak mampu memutuskan mana yang baik untuk dirinya.
Lalu mereka yang rasional berkata, cinta hanyalah emosi-emosi kompleks akibat reaksi kimia yang merangsang ratusan sinyal di bagian otak, mudah dimanipulasi katanya.

Bagiku cinta itu sederhana ; Kamu, kalian. 


"Menulis itu adalah sesuatu yang bisa membuatku bahagia, walaupun tidak bisa menandingi rasa bahagiaku bila bersamamu dan hujan.. Dan, di buku merah muda itu, aku menuliskan semua yang aku sukai, termasuk kamu. Apa tindakanku berlebihan ?"



Friday, November 30, 2012

Note #30/11/12

it's like catching lightning the chances of finding someone like you ^^

Thursday, November 22, 2012

Sunday, November 4, 2012

Mengeja rindu

 Ada saat dimana otak dirasuki oleh semacam ilusi dan halusinasi tentang seseorang. Mereka bilang itu karena aku terlalu banyak melamun. 
Lalu apa kamu penyihir ? Karena kamu selalu masuk ke dalam lamunanku ketika keberadaanmu tak kasat mata.

Rindu.

Eh ? 

Itu namanya rindu, sayang. Ketika wujudnya tidak dekat, maka bayangannya menyergap. Perasaan seolah ada yang salah jika ia tak ada di tempat ia biasa terlihat. Ya kan ? Itu tandanya kamu rindu.

A..ku rin..du ?  

"Kak, aku tau.. perasaan macam ini belum boleh aku rasakan untukmu. tapi apa yang bisa ku lakukan untuk mencegahnya datang ?" (catatan 4-11-12)

Friday, October 19, 2012

Dear Putri Cahaya

Bismillah,

Manis ♥ (sumber gambar)

Hari ini, mau sedih juga percuma, sia-sia saja..
mau menangis pun tidak berarti apa-apa, jadi untuk apa ?

katanya : buat apa kalau hanya menambah kegelisahan ?
buat apa kalau hanya menambah beban amanah ?
buat apa jika pada akhirnya malah menjauhkan hati dari yang Maha empunya hati ?

***

Friday, October 12, 2012

Wajah rindu

Bismillah,

Aku merindukanmu

 Rindu sepertinya suka sekali datang tanpa permisi saat sesuatu harus menjauh. 
Tak mungkin bisa menghindar dari perpisahan, tak dapat ditunda untuk menyudahi, atau harus ditinggalkan dan meninggalkan. Mau tak mau.

***

Aku ingat hari ini, hari yang sama ketika hening, sunyi dan kelam bekerja sama untuk menghalangi datangnya matahari dalam lingkaran hidupku. Hari yang sama ketika engkau menyadarkanku tentang arti kehilangan sesungguhnya. Hari ini, akhirnya aku bertemu lagi denganmu. Gadis kecil yang sama yang aku temui setahun lalu di taman kota. Kali ini kau memakai gaun renda ungu gelap, kontras dengan kulit putihmu.

Hei, apa kamu memang menyukai warna gelap nan suram itu ?

Tidak. katamu

lalu, seingatku terakhir kali kita bertemu, kau memakai gaun berenda mirip berwarna hitam.

Itu karena dahulu, aku bertanya padamu tentang kehilangan. kali ini aku ingin bertanya lagi padamu. bolehkah ?

Tentu saja, apa yang merisaukan hatimu kali ini gadis kecilku ?

Seperti apa sebenarnya wajah sang rindu itu ?

Hening. Entahlah, aku tidak bisa menceritakan seperti apa rupanya. Karena sejujurnya, aku pun belum pernah melihat paras sang rindu. Maafkan aku.

Bohong ! Bukankah kau selalu merasakan kehadiran rindu ? dalam setiap harimu ? dalam setiap desahan napasmu ? dalam setiap jengkal lamunan mu ? lalu mengapa kau tidak mau memberitahuku tentang rindu ? Tolonglah, aku benar-benar ingin tahu seperti apa wajahnya !