Bismillah,
![]() |
| Aku merindukanmu |
Rindu sepertinya suka sekali datang tanpa permisi saat sesuatu harus menjauh.
Tak mungkin bisa menghindar dari perpisahan, tak dapat ditunda untuk menyudahi, atau harus ditinggalkan dan meninggalkan. Mau tak mau.
***
Hei, apa kamu memang menyukai warna gelap nan suram itu ?
Tidak. katamu
lalu, seingatku terakhir kali kita bertemu, kau memakai gaun berenda mirip berwarna hitam.
Itu karena dahulu, aku bertanya padamu tentang kehilangan. kali ini aku ingin bertanya lagi padamu. bolehkah ?
Tentu saja, apa yang merisaukan hatimu kali ini gadis kecilku ?
Seperti apa sebenarnya wajah sang rindu itu ?
Hening. Entahlah, aku tidak bisa menceritakan seperti apa rupanya. Karena sejujurnya, aku pun belum pernah melihat paras sang rindu. Maafkan aku.
Bohong ! Bukankah kau selalu merasakan kehadiran rindu ? dalam setiap harimu ? dalam setiap desahan napasmu ? dalam setiap jengkal lamunan mu ? lalu mengapa kau tidak mau memberitahuku tentang rindu ? Tolonglah, aku benar-benar ingin tahu seperti apa wajahnya !

